Miris di Indonesia memang, sistem pendidikan yang siswa nya harus mempelajari materi yang sangat banyak, padahal ngga semua nya kepake, alhasil seperrti sekarang, sarjana pertanian jadi pegawai bank, sarjana teknik sipil menjadi guru bahasa Inggris . Dosen saya pernah bilang, di Finlandia mahasiswa hanya mengambil 6sks per semesternya. Kemudian, dia bercerita bahwa di kampus saya memiliki sistem 24sks, dosen Finlandia berkata "Kamu mau kalo di suruh mengajar 24sks dalam satu minggu?" , jawab "tidak" ,"dosennya saja tidak mau, apa lagi mahasiswanya?" .
Akhir tahun 2015 , AEC (Asean Economy Community) akan di mulai, apa yang sudah kita persiapkan ? Kita udah siap bersaing dengan asing ? Bersaing di bagian mana ? menjadi pekerja atau menjadi pebisnis ?
Negara maju setidaknya penduduknya 5% menjadi pebisnis . Sedangkan kita, hanya 1,2% saja yang menjadi pebisnis, jadilah orang yang menyediakan pekerjaan, bukan yang mencari pekerjaan .
sumber gambar : gambar-kata.com
Nah, sekarang, bagaimana sih kita bisa menumbuhkan jiwa entrepreneur ?
1. Sikap Mental Positif
Sikap mental adalah cara mengkomunikasikan ekspresikan suasana hati atau watak kepada orang lain . Jika ekspresi kita kepada orang lain positif, berarti sikap mental kita positif. Begitupun sebaliknya . Sikap mental yang positif dapat mendorong untuk mencapai tujuan, kalaupun terjatuh, dia akan berfikir positif untuk mencoba mencoba dan mencobanya lagi .2. Menjaga Kreatifitas
Seorang entrepreneur harus bisa menanggapi setiap perubahan lingkungan secara kreatif dan inovatif . Dibalik timbulnya kesulitan atau ancaman, terdapat peluang yang menjanjikan. Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide baru , sedangkan inovasi adalah inovasi dari gagasan atau ide baru tersebut .3. Ciptakan Visi dan Strategi
Tak seorangpun akan mengikuti anda jika anda tidak tau kemana harus melangkah . Kepemimpinan adalah intinya , berlatih untuk punya jiwa leadership . Pemimpin adalah yang paling utama menentukan sukses atau gagalnya suatu organisasi .Tidak hanya tindakan, strategi dalam berkomunikasi juga sangat penting, baik komunikasi eksternak baik berupa iklan maupun komunitas dan komunikasi internal . Jika strategi periklanan sudah baik, insya Allah kita akan lebih mudah dalam mendapatkan konsumen, dengan konsumen yang banyak, kita akan terus dan terus memaksimalkan apa yang kita lakukan .
sumber :
pikiran
M.Suyanto.2005.11 Rahasia Memulai Bisnis Tanpa Uang, Andi :Yogyakarta

0 Response to "Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Selagi Muda"
Post a Comment